Semantics: Inisiasi 4
Pada minggu ke-4 ini Semantics memberikan inisiasi mengenai hakikat makna, dimana sebelumnya dijelaskan mengenai definisi semantik. Salah satu yang berhubungan dengan hakikat makna adalah semantik, karena semantik merupakan ilmu yang mempelajari makna. Untuk lebih jelasnya silakan dibaca inisiasi dibawah ini.
Hakikat Makna 1
Saudara mahasiswa, materi inisiasi kali ini akan dijelaskan dalam dua bagian, yaitu Hakikat Makna 1 (pada inisiasi ke IV ini) dan Hakikat Makna 2 (pada inisiasi ke V minggu depan). Baiklah kita akan mulai dengan penjelasan tentang materi ini.
Sebelum kita membahas mengenai makna kata, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu definisi semantik, karena semantik merupakan ilmu yang mempelajari makna. Kata semantik (Semantics, B. Inggris) berasal dari bahasa Yunani kuno sema (bentuk nominal) yang berarti tanda atau lambang.
Bentuk verbalnya adalah semaino yang berarti menandai atau melambangkan. Menurut Ferdinand de Sausure, seorang pakar lingustics Perancis, tanda linguistik itu terdiri dari komponen penanda yang berwujud bunyi, dan komponen petanda yang berwujud konsep atau makna. Oleh banyak pakar kemudian kata semantik secara gamblang dapat dikatakan bidang studi (ilmu) yang mempelajari makna.
Secara umum semantik dapat didefinisikan sebagai kajian makna dalam bahasa atau kajian makna kebahasaan (Hurford dan Heaslet, 1983). Semantik adalah telaah mengenai makna (George, 1964). Semantik menelaah lambang-lambang atau tanda-tanda yang menyatakan makna, hubungan makna yang satu dengan yang lain, dan pengaruhnya terhadap manusia dan masyarakat. Demikianlah sekelumit definisi semantik. Sekarang mari kita lanjutkan pembahasan kita mengenai makna kata.
Ketika kita ditanya mengenai sebuah makna kata, kita dapat menjawabnya dengan kata pula jika kita memang telah mengerti kata tersebut; misalnya, kata tunggal kita bisa langsung mengartikannya dengan kata satu. Tetapi sering juga makna kata tidak dapat dijelaskan dengan sebuah kata melainkan dengan definisi, misalnya kata dalam bahasa Inggris teacher is a person who gives lesson, especially in a school atau kata dalam bahasa Indonesia, tuna rungu adalah seseorang yang tidak dapat mendengar. Sebuah kata jika digunakan dalam konteks kalimat yang berbeda mempunyai makna yang tidak sama. Misalnya kat’mengambil dalam kalimat-kalimat berikut:
1. Tahun ini kami akan mengambil sepuluh orang pegawai baru.
2. Semester ini saya belum mengambil mata kuliah Semantics.
3. Diam-diam dia mengambil buku itu dari tas.Pada kalimat (1) makna kata mengambil adalah menerima, kalimat (2) bermakna mengikuti sedangkan pada kalimat (3) kata mengambil bermakna mencuri.
Contoh lainnya dalam bahasa Inggris, kata stand yang mempunyai beberapa arti :
1. Stand the table against the wall.
2. I can’t stand her.
3. We had to stand for hours to get the tickets.
4. He will stand us to have lunch on the restaurant.Makna stand pada kalimat (1) mengandung makna put, (meletakkan), pada kalimat (2) bermakna dislike (tidak suka), pada kalimat (3) bermakna support one body on one’s feet (berdiri) sedangkan pada kalimat (4) kata stand bermakna pay for (mentraktir).
Situasi dan konteks yang berbeda akan membuat makna yang berbeda pula. Perhatikan kalimat sudah hampir pukul dua belas yang diucapkan oleh seseorang pada tempat dan waktu yang berbeda. Jika kalimat tersebut diucapkan oleh seorang ustadz pada santrinya, maka bisa bermakna bahwa mereka harus bersiap untuk melaksanakan shalat zuhur, karena sebentar lagi waktu zuhur akan tiba. Berbeda maknanya jika kalimat tersebut diucapkan oleh seorang pegawai atau pekerja kepada teman sekerjanya, yang dalam hal ini maknanya bisa berarti waktu istirahat hampir tiba.
Demikianlah bahwa kata atau kalimat yang sama bila digunakan pada situasi atau konteks yang berbeda dapat memiliki makna yang berbeda. Oleh karena itu apa sebenarnya makna dalam bahasa itu masih menjadi pertanyaan dan masalah ini sebenarnya telah menjadi pemikiran pakar-pakar sehingga muncul berbagai teori dari berbagai pakar yang disusun menurut pendekatan-pendekatan yang berbeda-beda.
Demikianlah saudara penjelasan kali ini, kita akan lanjutkan materi ini pada tutorial online berikutnya. Selamat belajar ……
Catatan untuk inisiasi Semantics ke-4 ini dapat diambil di sini.
